Categories
Umum

Ulasan Acer Liquid Jade Trengginas!

Ulasan Acer Liquid Jade Trengginas!

Desain Tipis, ringan dan keren. Warna putih dan sudut-sudut membulat memberi kesan segar dan modern. Diklaim sebagai smartphone yang tipis, bisa jadi akibat desain pinggiran ponsel yang melengkung tipis lalu menebal ke tengah. Sayangnya desain ini malah membuat genggaman tangan kurang kokoh alias sering meleset.

Sumber : Download Game Ppsspp

Apalagi, material casing plastiknya yang mengilat memang terasa licin. Layarnya memang lega, 5 inch, tapi tetap terasa nyaman digenggam. Ukurannya memang tak terlalu lebar, dan yang paling terlihat menonjol adalah desain dan ketipisannya. alitas kamera tetap terjaga. Layarnya tampil terang dan tajam. Ketajaman layar patut diacungi jempol, apalagi warnawarni tampil cemerlang. Ukuran font yang agak kecil tetap terbaca dengan mudah berkat ketajaman layar yang baik. Respon layar juga gesit mengikuti usapan jari ke segala arah, termasuk saat dipakai menentukan fokus kamera (touch focus).

Antarmuka & Aplikasi

Selain desain tipis dan keren, hal menarik lain adalah antarmuka yang sudah dipermak habis a la Acer. Begitu pula bekal aplikasi bawaannya, unik dan sangat bermanfaat. Antarmuka standar hanya terdiri dari tiga halaman, yang tentu saja bisa ditambah hingga totalnya menjadi sembilan halaman. Isinya standar saja, khas bawaan Android KitKat dengan widget Weather, pemakaian data, dan tentu saja banyak pintasan aplikasi. Masuk ke menu utama, masih standar tampaknya. Yang berbeda adalah banyaknya aplikasi bawaan Acer.

Ada abDocs, abFiles, abMusic, abPhoto, abVideo, Acer EXTEND, Acer Portal, Acer SnapNote. Sebagai bawaan Acer, untuk memanfaatkan aplikasi tersebut harus memiliki akun AcerID lebih dahulu. Keuntungannya adalah sinkronisasi dokumen di mana saja lewat internet, serta keamanan dokumen lebih terjamin. Aplikasi abDocs mendukung tiga dokumen utama, antara lain Office, kemudian Document, Presentasi dan Spreadsheets. Dokumen bisa diedit dan disimpan lewat PC atau ponsel, dan sebaliknya. Lalu ada abFiles untuk mengelola sinkronisasi file di ponsel dan PC.

Seperti namanya, abMusic untuk memutar lagu, yang sayangnya tak dilengkapi equaliser. Lalu abPhoto dan abVideo untuk mengelola file audio video. Aplikasi Acer EXTEND bisa dipakai mengontrol ponsel dari laptop, lewat kabel USB atau WiFi. Agar lebih praktis, semua aplikasi bawaan Acer tersebut bisa diakses Acer Portal. Sedangkan Acer SnapNote berupa aplikasi kamera yang bisa menyimpan hasil jepretan foto dalam bentuk file PDF atau JPG, lalu bisa langsung dibagi ke beragam media koneksi dan media sosial. Ada pula Power save sebagai alat penghemat daya baterai, yang bisa diatur sendiri atau secara otomatis dalam pilihan Best mode.

Categories
Umum

Trending Topic – Dilema LG Derita Samsung

Trending Topic – Dilema LG Derita Samsung

Satria Ramadhan, masih muda, hobi memburu konser. Setahun bisa 10 kali nonton di dalam dan luar negeri. Momentum menonton hanyalah salah satu bagian dari kepuasan. Tetapi kepuasan yang jauh lebih besar yaitu bukti bahwa ia adalah saksi konser itu sendiri. “Setiap momen bisa langsung dikirim ke sahabat yang tidak bisa merasakan kegembiraan langsung,” ujarnya. Membawa kamera profesional di konser umumnya dilarang keras, kecuali fotografer. Penonton hanya boleh bawa ponsel. Sebagai penonton kebutuhan berfoto-foto itu diapresiasi langsung oleh Samsung, yang tempo hari merilis smartphone berlensa kamera optikal, Galaxy K zoom.

Sumber : Gigapurbalingga

Konsep ponsel dengan kamera menonjol bukan hal baru bagi produsen ini. Tercatat tiga seri sebelumnya, diawali oleh Galaxy Camera yang dianggap bukan smartphone pada dua tahun silam itu. Dari perilisan K zoom yang menarik adalah kesepadanan antara harga dan fitur. Samsung melepas dengan banderol Rp 5,5 juta. Dua tahun silam, Galaxy Camera datang dengan harga antara Rp 5,8 hingga 6 jutaan. Meski lebih berani lepas harga lebih murah, bukan berarti K zoom masuk kategori mid end. Lihat saja kameranya yang memiliki resolusi 20,7 MP, sekelas Sony Xperia Z2 yang kini masih di angka Rp 8,5 juta. Jika dibandingkan dengan “kakak”-nya, Galaxy S4 zoom rasanya juga lebih value for money.

S4 zoom sudah anjlok di angka Rp 4,8 – 5 jutaan. Tetapi hanya memakai kamera 8 MP yang bermodel optikal pula. Atau jika dibandingkan lebih jauh lagi, sama-sama memakai KitKat seperti Galaxy S5 yang menonjolkan kamera utama 16 MP, tapi Anda bisa nabung sebesar Rp 3,2 jutaan jika memilih K Zoom yang baru. LG vs Samsung Indikasi jurus banting harga sesungguhnya sudah terasa ketika LG Mobile tak mau memasang harga setara dengan smartphone premium untuk LG G3. Si idol yang mendongkrakkan pamor LG pada pertengahan tahun ini, menurut Adinda Nesvia, Product Marketing Manager LG Mobile Indonesia mendapat atensi tinggi. “Cowok dan cewek pada suka dengan yang warna gold,” imbuhnya.

Salah satu tolok ukurnya adalah diminati industri lain seperti perbankan sebagai hadiah bagi calon nasabah. Sementara LG sedang sibuk dengan LG G3, kini tengah kasakkusuk meramaikan tiga seri low end; L20, L30 dan L50. Ketiganya adalah seri-seri KitKat. Trik LG bisa dipelajari, yaitu mencoba memenuhi segala segmen. High end dengan seri G, mid end melalui seri L, dan terbaru yang justru dulu tidak pernah didekati LG adalah kelas low end yang disodori oleh juga pasukan L. Kabarnya, bahkan akan “menghabisi” pemain-pemain di lapis Rp 1 juta ke bawah. Samsung belum ada indikasi main-main di segmen ini. Walaupun seri-seri seperti Galaxy Y sudah berada di angka Rp 850 ribuan.

Tetapi seri ini sudah tergolong uzur, meski masih ada peluang di kotakota luar Jakarta atau pengguna pemula. Sementara seri Galaxy Young belum sampai menyentuh angka Rp 1 juta. “Kita kirim ke Medan, Surabaya, juga Kalimantan sama Sulawesi,” ujar Anton, pemilik salah satu gerai di Roxy Mas, menanggapi permintaan seri low end-nya Galaxy di daerah. Pedagang berani membeli seken dengan harga sekitar Rp 400 – 500 ribuan untuk seri Galaxy Y. Tak ketinggalan Galaxy Star yang hadir dalam dua varian. Seri yang muncul dengan kamera 2 MP ini meramaikan bursa di bawah satu jutaan. Samsung tidak menentukan harga sampai pada angka di bawah cetiau. Jika kemudian turun, adalah akibat usia produk di pasar yang semakin lama semakin lebih murah. Keberanian Samsung sangat ditunggu, terutama saat merilis seri baru seperti Galaxy Star 2 maupun Galaxy Young 2. Tetapi LG sudah mendahului dengan merilis L20 dan L30.

Categories
Umum

Tes Perbandingan Hard Disk Internal Kapasitas 4TB

Tes Perbandingan Hard Disk Internal Kapasitas 4TB

Ukuran data, musik, video, dan game yang semakin besar membutuhkan kapasitas storage yang lebih besar. Lalu, bagaimana dengan performa hard disk 4 TB yang banyak muncul di pasaran Mari kita lihat bersama! S tandar kualitas video semakin lama semakin tinggi. Dahulu, video beresolusi HD 720p sudah lebih dari cukup untuk dinikmati pada monitor 17 hingga 21 inci. Saat ini, kualitas HD 720p sudah tidak dapat dinikmati pada monitor berukuran 22 hingga 42 inci. Paling tidak, dibutuhkan video beresolusi full HD 1080p untuk menikmati kualitas secara maksimal. Belum lagi, kemunculan resolusi baru (2K dan 4K) semakin meningkatkan kualitas dari sebuah video.

Sumber : Wa Web

Semakin tinggi kualitas video akan berpengaruh langsung terhadap ukuran file. Jika diperhatikan, ukuran file video beresolusi full HD 1080p rata-rata memiliki ukuran 2-10 GB. Hal ini tak hanya berdampak pada video saja, tetapi juga pada game-game berkualitas tinggi yang membutuhkan kapasitas penyimpanan 10-30 GB. Tentunya hard disk berkapasitas 1 TB akan terasa sangat kurang untuk saat ini. Pada tes perbandingan kali ini, CHIP membandingkan lima buah hard disk berkapasitas 4 TB. Tidak banyak perusahaan yang memproduksi hard disk berukuran 4 TB, hanya ada tiga produsen yang merilis hard disk dengan kapasitas 4 TB, ketiganya mengirimkan produknya ke CHIP Test Center.

Western Digital mengirimkan tiga produk, masing-masing Western Digital Black, Western Digital Purple, dan Western Digital Red. Sedangkan Seagate dan Hitachi GST diwakili satu produk saja. HGST Deskstar 4 TB Hitachi Global Storage Technologies (HGST) sudah diakuisisi oleh Western Digital pada Maret 2011. Namun produk-produknya masih tetap dipertahankan dan tidak digantikan dengan seri Western Digital. Hanya ada penambahan kata-kata Western Digital Company pada bagian bawah merek HGST. HGST Desktar 4 TB sendiri adalah produk hard disk internal dengan kecepatan 7200 RPM. Kecepatan ini di atas rata-rata hard disk standar yang menggunakan kecepatan 5400 RPM.

Keunggulan utama dari HGST Desktar 4 TB adalah teknologi low power consumption yang membuatnya memiliki ketahanan yang sama seperti hard disk berkecepatan 5400 RPM, namun memiliki performa yang lebih baik. HGST Deskstar 4 TB dapat digunakan bagi kalangan konsumen dan SOHO yang menginginkan kemampuan hard disk dengan kualitas enterprise. HGST Deskstar 4 TB sebenarnya memiliki fungsi berbeda dari tiga hard disk lainnya. Selain itu, HGST Deskstar 4 TB dilengkapi dengan HGST GPT Disk Manager yang berfungsi untuk melakukan bypass limitasi hard disk 2,2 TB pada sistem operasi Windows.

Dalam hal performa, HGST Deskstar 4 TB bersaing ketat dengan Western Digital Black 4 TB karena memiliki kecepatan 7200 RPM. Bahkan pada pengujian PCMark 7, HGST Deskstar 4 TB mampu mengungguli Western Digital hingga selisih mencapai 40 poin. Selain itu, pada pengujian PCMark 7 yang menjadi standar pengujian storage CHIP, hard disk yang satu ini berhasil mendapatkan nilai sempurna dan mengungguli para peserta lainnya.