Categories
Uncategorized

US Dollar Semakin Hari Semakin Kuat Loh

menelan dana US$ 5 miliar. Adapun proyek kilang di Balongan dan Dumai diperkirakan membutuhkan biaya US$ 10-11 miliar. Seusai penandatanganan itu, Vice President of International Operations Saudi Aramco Said al-Hadrami memaklumi alasan Pertamina memilih Rosneft untuk menggarap kilang Tuban. ”Kami menghargai keputusan tersebut,” kata Al-Hadrami kepada wartawan.

Aramco sebenarnya sudah mengincar Kilang Tuban sejak 2012. Perusahaan ini merupakan yang pertama menyampaikan proposal. Pertamina dan Aramco juga pernah bersepakat membentuk perusahaan patungan. Namun proyek itu tidak berlanjut. ”Salah satunya karena persoalan lahan,” ujar Al-Hadrami. Sudirman mengakui melobi Saudi. ”Saya harus menjaga hubungan baik dengan negara-negara Timur Tengah,” kata Sudirman, yang ditugasi Jokowi sebagai menteri penghubung investasi Timur Tengah.

Menurut Sudirman, setiap keputusan penting harus dibicarakan terbuka kepada calon investor agar tercipta saling respek. Proyek perluasan yang diteken Pertamina dalam dua pekan terakhir itu merupakan bagian dari rencana perusahaan ini memperluas empat kilang yang sudah ada, yakni Cilacap, Dumai, Balongan, dan Balikpapan. Perluasan Kilang Balikpapan akan dikerjakan sendiri oleh Pertamina dengan nilai investasi US$ 2,6 miliar.

Selain membangun kilang baru di Tuban, Pertamina berencana membangun kilang baru di Bontang. Perusahaan pelat merah ini menargetkan kapasitas kilang bisa menembus 2,23 juta barel per hari pada 2025 MUNCULNYA Rosneft tak lepas dari peran Setiawan Djody. Sebagai Ketua Perhimpunan Indonesia-Rusia, Djody memiliki peran sentral mempromosikan Rosneft ke Pertamina. ”Saya hanya mengenalkan. Selanjutnya sudah bisa antardireksi langsung,” kata Djody, yang saat dihubungi Rabu pekan lalu tengah berada di Guangzhou, Cina.

Dwi Soetjipto memastikan tidak ada keterlibatan Djody dalam kerja sama antara Pertamina dan Rosneft. ”Saya tidak pernah merasa ada pihak lain,” ujarnya. Bantahan juga datang dari Deputi Menteri BUMN Bidang Energi Edwin Hidayat Abdullah. ”Saya tidak pernah melihat dia,” katanya melalui pesan WhatsApp, Jumat pekan lalu. Edwin menepis anggapan bahwa kerja sama Rosneft-Pertamina dipaksakan. Ia memastikan Pertamina sudah melakukan beauty contest dan pembicaraan telah berlangsung berbulan-bulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *